Create New List
Share with your friends
Customize readability

Birth story one shot

Summary

Cerita melahirkan one shot

Genre
Erotica
Author
Arif
Status
1d ago
Chapters
1
Rating
n/a
Age Rating
18+

Chapter 1

Halo semuanya. Perkenalkan namaku Arif2243. Kali ini aku buat cerita sesuai judul diatas. Seperti apa kisahnya? Yuuk saksikan

Alur : original buatan sendiri.

Tags : pregnant , birth, R-18G, mature, adult

warning : khusus untuk umur 21+ keatas

start story

di pagi hari yang cerah. Seorang wanita sedang duduk di rumahnya yang berada diatas bukit. Suasana yang sejuk dan menenangkan membuat sang wanita itu tampak senang dengan kehidupan biasanya.

"Ahhh .. ini menyenangkan. Bisa merasakan kenikmatan saat menikmati cuaca segar di pagi hari." Ucap wanita itu

Nama wanita itu Selena. Dia tampak menikmati nuansa yang tenang dan indah itu. Dimana dia menikmati pemandangan yang indah diatas bukit.

T/L Note : seperti ini tampilan Selena

Dan tampak dia mengelus perut buncitnya karena dia hamil 9 bulan setelah suaminya ketahuan berselingkuh dengan wanita lain yang membuat dia menggugat cerai suaminya dan berakhir hidup sebagai janda muda.

Karena dia sendirian, bagaimana dia menghidupi kebutuhan sehari-harinya? Tentunya Selena yang punya hobi sebagai gamers bisa menghasilkan uang puluhan bahkan sampai ratusan juta per bulan. Tak hanya itu, dia juga kerap melakukan joki game dan juga melakukan rawat akun game milik orang lain secara legal dan sah. Sehingga, banyak players yang memercayai perawatan akun yang dilakukan Selena. Karena dia menjoki dan rawat akun dengan murni (tanpa campur tangan konsol).

"Hmm... Sebaiknya aku mandi sejenak." Ucap Selena yang pergi ke Kamar Mandi dan mulai berendam di dalam Bathtub yang luas.

"Ahh... Ini nyaman sekali." Ucap Selena yang mengelus perut buncitnya dan menikmati mandinya yang berendam itu.

Setelahnya, Selena hanya pakai pakaian dalam saja karena dia tahu waktu melahirkan bayi sebentar lagi akan dekat. Dan dia tidak mau persalinan dia tidak dipersiapkan dengan matang.

"Sebaiknya aku siapkan dulu alat persalinanku." Ucap Selena yang mengambil alat persalinan yang dibutuhkan karena dia akan melahirkan sendirian.

Kemudian, Selena pergi ke Kamar Tidur dan mengganti alas kasur dengan plastik ukuran besar yang bening. Setelah alas kasur diganti, Selena juga menyiapkan air minum dan camilan karena dia ingin melahirkan bayi dalam keadaan santai.

"Haduuuh... Sebaiknya aku melahirkan kayak apa ya? Antara telanjang bulat atau hanya pakai bra saja." Ucap Selena yang dilema.

"Bodo amat. Telanjang saja." Ucap Selena memberi putusan sekenanya.

Alhasil setelah alat persalinan sudah tersedia, makanan dan minuman juga tersedia. Kini Selena sudah siap untuk melahirkan bayi dirumahnya.

"Hehe. Tunggu kapan hari melahirkan tiba." Ucap Selena.

Karena waktu masih lama, Selena hanya pakai pakaian dalam saja agar saat persalinan tiba, Selena hanya perlu buka celana dalamnya saja.

skiptime hari melahirkan tiba

Ketika hari melahirkan bayi sudah tiba. Tampak, Selena sedang melepas celana dalam yang dia pakai.

"Ohh.. tidak kusangka sudah tiba." Erang Selena yang berjalan terengah-engah ke Kamar Tidur.

Sesampainya di Kamar Tidur, Selena berbaring dengan kedua kakinya dia buka sangat lebar. Dan tampak, vaginanya yang merekah terlihat jelas disana.

"Uhh... Tinggal tunggu kontraksi yang kuat datang sama air ketubannya pecah." Ucap Selena yang mengelus perut buncitnya.

pyaaar

"ahh.." pekik Selena saat merasakan semburan air ketuban yang keluar dari vaginanya.

Kemudian Selena mengambil nafas sejenak agar dia bisa mendorong bayinya.

Tak lama, kontraksi datang yang membuat Selena langsung mengejan

"Mnghhhh hah hah mnghhhh mphhhh ahhhh hah hah mnghhhh mphhhh nghhh hah hah mphhh unghhh enghhhh ngaaaaaa!!!" Pekik Selena.

Lalu Selena mengambil nafas lagi dan mengejan lagi dengan cukup kuat. Apalagi ini persalinan pertamanya sehingga melahirkan bayi akan butuh waktu yang lama.

"Mnghhhh hah hah mnghhhh mphhhh ahhhh hah hah mnghhhh mphhhh nghhh hah hah mphhh unghhh enghhhh ngaaaaaa!!!" Pekik Selena.

Terlihat, vagina Selena belum memunculkan apa-apa yang membuat Selena istirahat sejenak karena dia tampak kelelahan dan sudah berkeringat.

"Ahh... Istirahat dulu hah hah. Ini sangat melelahkan." Ucap Selena.

Lalu, Selena ambil minuman yang terletak di Meja Rias dan meminumnya seperempat saja. Setelah pulih dari kelelahan, Selena mengambil nafas sejenak dan kakinya tetap dia buka sangat lebar.

Setelah menunggu selama 3 menit, kontraksi datang lagi dan membuat Selena mengejan kuat yang membuat vaginanya masih belum memunculkan apa-apa.

"Mnghhhh hah hah mnghhhh mphhhh ahhhh hah hah mnghhhh mphhhh nghhh hah hah mphhh unghhh enghhhh ngaaaaaa!!!" Pekik Selena.

Lalu, Selena ambil nafas lagi dan mulai mengejan cukup kuat karena kontraksinya terus datang dan membuat dia mengerang dan mengejan cukup kuat.

"Mnghhhh hah hah mnghhhh mphhhh ahhhh hah hah mnghhhh mphhhh nghhh hah hah mphhh unghhh enghhhh Mnghhhh hah hah mnghhhh mphhhh ahhhh hah hah mnghhhh mphhhh nghhh hah hah mphhh unghhh enghhhh ngaaaaaa!!!" Pekik Selena.

Alhasil erangan dan ejanan itu membuahkan hasil walau belum signifikan. Tampak kepala bayi yang berbentuk tetesan air hujan muncul di vagina Selena. Dan Selena merasakan bayinya sedang memahkotai vaginanya yang ketat itu.

'malah membuatku seperti orang yang kena sembelit.' pikir Selena.

Sebab melahirkan bayi terlihat seperti orang yang sedang Buang Air Besar yang ukuran besar dan sulit untuk dikeluarkan.

"Sudah jam berapa ya?" Tanya Selena karena dia melahirkan sudah hampir 1 jam.

Kemudian, Selena melihat ke arah hp miliknya dan dia terkejut jika sudah 1 jam lebih melahirkan bayinya.

"Ya tuhan. Sudah jam 13:20." Ucap Selena melihat persalinan dia sudah dimulai sejak jam 12 siang.

"Tidak apalah. Yang penting bisa santai sejenak." Ucap Selena mengelus vaginanya yang ada tonjolan kepala bayi yang belum keluar sepenuhnya.

Dan tampak Selena berdiri sejenak dan duduk walau tahu itu menyakiti vaginanya.

"Hauughhhh... Mphhh.... Tahan dan jangan mengejan... Aku butuh tenagaku kembali." Ucap Selena yang mengelus perut buncitnya.

Setelah kontraksi reda, Selena pergi ke Dapur untuk makan dan minum sejenak berupa nasi dan lauk pauk karena didalam kamar tidurnya hanya air putih dan manisan serta snack saja yang tentunya kurang bagus untuk dia yang butuh tenaga besar.



Kemudian kontraksi datang saat dia sedang makan dan Selena berusaha sekuat tenaga untuk tidak mengejan karena dia butuh energinya.

"Sabar sayang. Mama makan dulu setelah makan, mama akan mengejan sepuas puasnya sampai kamu lahir." Ucap Selena.

Alhasil, mukjizat atau apa, kontraksi berkurang sejenak dan membuat Selena langsung makan dan tidak buang waktu. Setelah makan Selena pergi ke Kamar tidurnya lagi dan mengambil anal plug (penyumbat anus) untuk menyumbat anusnya karena tahu dia paling jengkel jika melahirkan bayi kotorannya keluar.

Setelah terpasang, Selena duduk berbaring di kasur tidurnya dan membuka kakinya sangat lebar dan menunggu kontraksi datang.

Setelah menunggu beberapa saat, kontraksi akhirnya datang dan membuat Selena mengejan kuat.

"Mnghhhh hah hah mnghhhh mphhhh ahhhh hah hah mnghhhh mphhhh nghhh hah hah mphhh unghhh enghhhh Mnghhhh hah hah mnghhhh mphhhh ahhhh hah hah mnghhhh mphhhh nghhh hah hah mphhh unghhh enghhhh ngaaaaaa!!!" Pekik Selena.

Lalu Selena mengambil nafas lagi dan mengejan sangat kuat lagi akibat kontraksi yang tidak bisa dia tahan.

"Mnghhhh hah hah mnghhhh mphhhh ahhhh hah hah mnghhhh mphhhh nghhh hah hah mphhh unghhh enghhhh Mnghhhh hah hah mnghhhh mphhhh ahhhh hah hah mnghhhh mphhhh nghhh hah hah mphhh unghhh enghhhh ngaaaaaa!!!" Pekik Selena.

Terlihat vagina Selena yang kepala bayinya yang berbentuk tetesan air hujan langsung membulat sempurna dan membuat Selena menahan kakinya agar tetap terbuka sangat lebar.

"Mphhh... Ahhh~ hah hah ahhhn~" erang Selena saat dia ambil nafas sejenak karena lelah akibat kepala bayi itu sedang memahkotai vaginanya dengan bulatan penuh.

"Ayo Selena kasih dorongan kuatmu lagi." Ucap Selena pada dirinya sendiri untuk menyemangati dia yang sedang melahirkan.

"Mnghhhh hah hah mnghhhh mphhhh ahhhh hah hah mnghhhh mphhhh nghhh hah hah mphhh unghhh enghhhh Mnghhhh hah hah mnghhhh mphhhh ahhhh hah hah mnghhhh mphhhh nghhh hah hah mphhh unghhh enghhhh ngaaaaaa!!!" Pekik Selena.

Plop

Byuur

seketika itu juga, kepala bayi muncul di vagina Selena dan menyisakan bahu dan badan bayi didalam vaginanya. Dan Selena tersenyum jika persalinannya ini membuahkan hasil.

"Uhh... Tinggal beberapa kali ejanan. Maka sudah selesai." Ucap Selena.

Alhasil, karena tahu bayinya akan keluar masuk terus divaginanya dan tahu bahu bayi cukup lebar, Selena semakin melebarkan kakinya dan memegang kepala bayi itu dan akan dia tarik perlahan agar tidak keluar masuk di vaginanya.

"Baiklah ini dia atau tidak sama sekali." Ucap Selena

Dan seketika itu juga, kontraksi yang kuat datang. Yang membuat Selena langsung mengejan dan menarik keluar bahu bayi yang didalam vaginanya.

"Mnghhhh hah hah mnghhhh mphhhh ahhhh hah hah mnghhhh mphhhh nghhh hah hah mphhh unghhh enghhhh Mnghhhh hah hah mnghhhh mphhhh ahhhh hah hah mnghhhh mphhhh nghhh hah hah mphhh unghhh enghhhh ngaaaaaa!!!" Pekik Selena.

Terlihat bahu bayi itu maju perlahan-lahan akibat tarikan perlahan dari Selena sehingga Selena merasakan vaginanya semakin diregangkan untuk mengeluarkan bahu dan badan bayi.

"Ahhh ahhh nggahhhhhhh mngaaaaaaa ahhhhhh!!!!" Teriak Selena diakhir saat bahu dan badan bayi itu keluar diikuti oleh semburan sisa air ketuban.

plop

byuur

oek oek oek oek oek oek oek oek

alhasil, persalinan itu berjalan mulus dan tampak bayi itu lahir selamat dan membuat Selena senang dalam hati karena bayi yang dia lahirkan selamat.

"Hos hos ini melelahkan. Tapi glup... Hah hah hasilnya sepadan." Ucap Selena terengah-engah.

Skiptime

Alhasil, setelah urus persalinan kini Selena melepas bra yang dia kenakan yang membuat dia telanjang bulat dan mulai menyusui bayinya.

"Selamat datang, sayang. Semoga kau tumbuh besar." Ucap Selena mencium kening bayinya yang bersih dan dibalut handuk lembut dan kering

Dan kemudian, Selena tidur sejenak sambil memeluk bayinya yang habis dia lahirkan itu.








TBC

Baiklah semuanya mungkin hanya segini dulu untuk ceritanya. Jangan lupa kasih ulasan mengenai cerita ini. Apakah ada yang kurang atau nggak.

Sekian dan sampai jumpa

bye-bye

Arif2243

Let Arif know what you thought about this chapter!
Love this

0

Love this

Funny

0

Funny

Spicy

0

Spicy

Suspenseful

0

Suspenseful

Emotional

0

Emotional

Profound

0

Profound

Heartwarming

0

Heartwarming

Shocking

0

Shocking

Good Writing

0

Good Writing

Compelling Plot

0

Compelling Plot

Great Character

0

Great Character

Strong Dialog

0

Strong Dialog