VALMERIA "SIMINDOS DAN BAYANGAN CORVO"

All Rights Reserved ©

Summary

Langkah Biru di Antara Peluru dan Cinta Di Akademi Valmeria, sekolah elit tempat para remaja berbakat dilatih untuk menjadi pemimpin masa depan, Simindos — seorang siswa misterius berambut pendek biru — menjalani kehidupan yang tampaknya biasa. Namun di balik ketenangannya, Simindos menyimpan masa lalu kelam dan kemampuan bertarung yang luar biasa. Bersama tiga temannya: Kaela, si jenius akademik yang dingin namun diam-diam menyukai Simindos, Rendy, sahabat masa kecil yang ceria dan setia, Alya, gadis enerjik yang bercita-cita menjadi pelindung keadilan, mereka menghadapi tantangan sekolah, dari ujian berat hingga persaingan antar murid elit. Namun keadaan berubah ketika sebuah organisasi bayangan mulai menyerang siswa-siswa unggulan, dan Simindos dipaksa kembali ke dunia kelam yang telah ia tinggalkan. Dalam pusaran aksi, romansa remaja, dan pencarian jati diri, Simindos harus memilih: hidup damai sebagai siswa biasa atau bangkit kembali untuk melindungi orang-orang yang ia sayangi.

Genre
Action
Author
M
Status
Ongoing
Chapters
1
Rating
n/a
Age Rating
16+

Bab 1 langkah awal, semester baru



Bab 1: Awal Semester, Langkah Baru


1. Pembukaan

Akademi Valmeria kembali dibuka untuk semester baru. Sekolah ini dipenuhi siswa dari kalangan elit dan berbakat — baik dalam bidang akademik, strategi, maupun bela diri.


2. Perkenalan Simindos

Simindos diperkenalkan sebagai murid pindahan yang tampak pendiam dan menyendiri, dengan ciri khas rambut pendek biru. Ia ditempatkan di kelas unggulan, langsung menarik perhatian guru dan siswa karena nilai uji masuknya yang nyaris sempurna.


3. Pertemuan dengan Tiga Teman


Kaela awalnya sinis terhadap Simindos, tapi penasaran dengan ketenangannya.


Rendy menyapa lebih dulu, membangun koneksi sebagai teman yang ramah.


Alya awalnya mengira Simindos sombong, tapi mulai kagum setelah insiden kecil di kantin.



4. Konflik Pertama: Insiden di Lapangan Latihan

Selama pelatihan bela diri, seorang siswa senior mencoba mengintimidasi Simindos. Namun dengan gerakan cepat dan tanpa ragu, Simindos menghindari serangan dan membuat lawannya jatuh — mengungkap sedikit dari kemampuan bertarungnya.


5. Foreshadowing

Setelah kejadian itu, seseorang di bayang-bayang memperhatikan Simindos dan mengirim pesan:

"Target terdeteksi. Operasi Awal akan segera dimulai."


6. Penutup Bab

Simindos menatap langit sore dari balkon asrama, gumamnya:

"Aku ingin hidup tenang... tapi kenapa selalu ada yang datang mencariku?"



--