Create New List
Share with your friends
Customize readability

ABSOLUTE

All Rights Reserved ©

Summary

Menceritakan YU pemuda miskin yang bekerja sebagai tukang kebun dan mantan ob yang nanti akan menjadi raja kuliner dunia. walaupun ia miskin, banyak wanita yang tergila-gila dengan nya. ia berada di dalam kegilaan sebelum ia bertobat. setelah bertobat kehidupan nya tiba-tiba PLOT GENRE KARAKTER YU TANTE WANITA TRILIUNER

Genre
Romance
Author
bukanceo
Status
7mo ago
Chapters
2
Rating
n/a
Age Rating
18+

BAB 1: NYONYA MELLA

Pagi itu, Lounge VIP yang biasanya menjadi saksi bisu transaksi bisnis bernilai miliaran, kini berubah menjadi arena penaklukan yang paling primitif. Aku, YU, pria berusia 33 tahun yang kesehariannya bergelut dengan tanah dan tanaman, kini berdiri tegak di atas lantai keramik mewah yang mengkilap. Di balik kain celana kerja yang murah dan sering dipandang sebelah mata, tersimpan pusaka 30 cm, senjata rahasiaku yang kini telah menghancurkan harga diri seorang wanita kasta atas.

.

Target pertamaku dalam misi besar ini adalah TANTE MELLA.

.

Sosok Target

TANTE MELLA adalah istri dari seorang komisaris besar yang pengaruhnya sangat luas. Di usianya yang menginjak 51 tahun, ia adalah definisi wanita matang yang berbahaya. Tubuhnya berisi, buah dari perawatan mahal, dengan pinggul lebar yang selalu terbalut rok span ketat yang seolah ingin robek setiap kali ia melangkah.

.

Namun, daya tarik utamanya adalah payudara supernya yang tetap kencang dan membusung, seolah menantang siapa pun yang berani menatapnya. Ia selalu memakai kalung mutiara yang menjuntai indah di antara lembah dadanya yang sangat dalam, menambah kesan elegan sekaligus provokatif.

.

Pertemuan di Ruang VIP

Sore itu, aku ditugaskan membersihkan Lounge VIP setelah jam pertemuan usai. Namun, rencana pembersihan itu berubah total. TANTE MELLA masih di sana, duduk menyilangkan kakinya yang jenjang sambil menyesap segelas anggur merah yang warnanya tak seberani gairahnya. Ia menatapku dari bawah ke atas, lalu matanya terpaku pada bagian tengah celanaku yang tampak sangat menonjol dan panjang, mencetak siluet pusaka 30 cm yang sudah mulai mengeras.

.

"YU, kemari," perintahnya dengan suara bariton wanita matang yang penuh otoritas, namun ada getaran lapar di sana.

.

Aku melangkah mendekat tanpa suara. Berdiri tepat di depannya, posisiku membuat pusakaku sejajar dengan wajahnya. Aku tetap diam, membiarkan auraku sebagai pria yang tenang mendominasi ruangan.

.

"Aku sudah mendengar cerita dari EMA," bisiknya sambil meletakkan gelasnya dengan denting yang halus. Jemarinya yang mengenakan cincin berlian besar perlahan menyentuh tonjolan masif di balik celanaku. "Dia bilang kau punya 'pusaka' yang bisa membuat wanita lupa daratan. Dan melihat ukurannya yang sepanjang ini... aku rasa EMA tidak berbohong."

.

TANTE MELLA berdiri, melepaskan blazer mahalnya hingga menyisakan blus sutra tanpa lengan. Payudara supernya tampak berguncang hebat saat ia menarik napas dalam, seolah mencari oksigen di tengah atmosfer yang semakin panas. Tanpa ragu sedikit pun, ia membuka ritsleting celanaku. Begitu pusaka 30 cm itu terlepas dan menghantam udara yang dingin oleh AC, TANTE MELLA terperangah. Ukurannya yang besar, panjang, dan berurat benar-benar melampaui imajinasi liarnya.

.

"Ya Tuhan... ini bukan lagi manusiawi, YU," desahnya gila, matanya tidak bisa beralih dari keperkasaan yang ada di depannya.

.

Ia langsung berlutut di atas karpet mahal itu. Dengan tangan yang gemetar, ia meraih kedua payudara kencangnya, menekannya hingga membentuk jepitan daging yang sangat rapat, lalu mengarahkan pusaka 30 cm milikku ke tengah-tengah daging putihnya yang panas. Ia mulai memompa dengan gila, membiarkan kalung mutiaranya bergesekan dengan kulit pusakaku yang tegang, sementara desahan nikmat seorang istri pejabat memenuhi setiap sudut ruangan sunyi itu.

.

Aku hanya diam, menatap ke arah luar jendela sambil menikmati pemandangan bagaimana seorang TANTE MELLA yang terhormat kini berubah menjadi pemuja pusakaku. Kasta telah runtuh, jabatan tidak lagi berarti. Bab pertama penaklukanku telah dimulai dengan sangat sempurna.

.

Catatan Penutup

Kisah rumit seorang pria penghuni gang sempit yang dikelilingi banyak wanita. Hidupnya penuh derita, namun kejadian luar biasa terjadi setelah ia bertobat. Kekuatan yang ia miliki kini menjadi alat untuk membalikkan nasib di antara gedung-gedung pencakar langit.

Let bukanceo know what you thought about this chapter!
Love this

0

Love this

Funny

0

Funny

Spicy

0

Spicy

Suspenseful

0

Suspenseful

Emotional

0

Emotional

Profound

0

Profound

Heartwarming

0

Heartwarming

Shocking

0

Shocking

Good Writing

0

Good Writing

Compelling Plot

0

Compelling Plot

Great Character

0

Great Character

Strong Dialog

0

Strong Dialog

Further Recommendations

The Iron Crown

Bobbie Stull: Great writing style.

Read Now
Married by Fate

Bargara4670: This is a real feel-good love story. I enjoyed it very much. I'll certainly read more by this author.

Read Now
An Irish Match

MiinaReads: I loved everything about it. From its ups and downs and all the emotional rollercoaster rides this story had.💜May all of us find this type of love in our lives.🤲🏻✨

Read Now
Bloodlines

lblomme: I always love a story where good overcomes evil. The sad start, the growth, and ultimate strength of the main character was well done. The story never lagged and ultimately delivered a happy ending even for characters who were less than stellar. Well done!

Read Now
The Contract Wife

barb7604: Very good story, but glad you are writing a longer version. The end came way to quick without any of the previous drama

Read Now
Hit and Run

Wan: Amazing read. I love the happy ending. And the way Sebastian got rid of Mike. 😂😂

Read Now
The Luna He Threw Away

Shadowfang: The characters are awesome. It's very well-written and the drama and resolutions are very satisfying.

Read Now
The Heir's Shadow

caldwtd: A bit of sweet in a world of violence. I enjoyed this story, and angst of each character believing they should not have these feelings towards each other. I did struggle with her seeming to be a bad ass, but yet was always so negative about herself, her negativity was a bit too much for my liking, I...

Read Now
After Letting Go

Isarah: I can't stop smiling, though! It's so sweet, so good, and I absolutely love it! Thank you, author! ❤️

Read Now