part 1
" arhhh panas banget cuaca hari ini hey ryen apa kau tak kepanasan menggunakan kemaja dan clemek coklat yang super tebal?" ucapku sambil mengusap keringat,
"engga biasa aja itu mah kamu aja yang terlalu dipanas-panaskan bodoh!!!" ya itu yang keluar dari mulut sialanya, alih alih aku ingin memukulnya tapi mengingat dia sosok penting yang tak bisa disentuh apalagi dompet rekningnya, " rayy hari ni jaga toko sebentar bisa? aku ada keperluan mendesak" ucap ryen dengan terburu, naik kelantai atas, turun dengan pakaian rapi dan wangi tidak berbau roti atau hal yang bersangkutan dengan dapur, pergi melewatiku tanpa sepatah katapun, huh seperti dikejar anjing saja.
setelah kepergian ryen rasanya bosan toko ramai seperti biasa, untungnya sebelum ryen pergi dia menyediakan stok berbagai macam roti jadi aku tak perlu susah payah menguleni atau mengoven roti, akasanya karna aku tak pandai mengoven.
dua jam berlalu ryen belum kembali juga entahlah apa yang dia lakukan, aku tak terlalu peduli dengan urusan yang sok misterius itu, paling mengajak negosiasi bisnis dengan para investor dengan ryen yang paling mengutungkan, sungguh rubah.
"arhh aku bosann kenapa ryen lama sekali biasanya dia tak akan lama hanya sekadar pergi berbisnis, ini sudah jam amber nebula sebentar lagi toko tutup, hah sialan itu pergi kemana sih" kesalku, bayangkan saja orang itu pergi dari siang sampai sore belum kunjung pulang juga, alih alih aku khawatir tapi dengan alasan apa aku khawatir yang ada aku akan diganggu terus terusan karna mengkhawatirkanya.
'' ck sudahlah tak ada pelanggan juga aku tutup saja toko dan langsung pulang" , detik itu juga aku berdiri dari duduk santai, lalu membereskan semua meja, kursi kasir dan bagian dapur, setelah itu aku langsung berganti pakaian dan pulang. hendak mengunci pintu toko, seseorang mengahpiriku berpostur tinggi lebih tinggi dariku, seorang pria dengan pakaian rapi dan mengenakan jas seperti ceo ceo yang sering ryen ceritakan padaku, aku menyeritkan dahi, membuat ekpresi bertanya tanya, pria itu tersenyum lalu memberikan kartu nama,
"hah,,, apa maksud ini, tuan sepertinya anda salah orang!" ucapku sambil mempertegas nada bisacaraku, tapi orang itu hanya tersenyum, lalu pergi.
sunggu menyebalkan apa semua maksud dari ini? ryen pergi terlalu lama hingga hampir larut, tiba tiba orang aneh datang sambil memberikan kartu nama yang hanya berisi alamat rumah? hah,,,,,, apa alamat rumah? hah maksudku orang itu tidak gila kan? hanya karna pakaianya rapi bukan berati orang waras kan?
ahhh masa bodo aku lelah aku ingin pulang, berjalan di keramaia kota arcturus yang dimana semua jenis ras saling berdampingan, namun hanya aku yang menutupi identitasku karna masalah perebutan kekuasaan, aku juga bingung kenpa juga para manusia menginginkan wilayah bangsa serigala, aku juga tidak tahu bahwa ayahku menikah dengan ibuku ternyata hanya paksaan untuk keuntungan wilayah, tapi untunglah aku memilik ryen yang selalu berada disisiku meski aku selalu kesepian dia yang akan jadi orang pertama yang akan menolongku atau menemaniku, karna pada dasarnya aku tak punya teman selain ryen.
ditengah perjalanan aku melihat penjual ikan bakar, sungguh membuatku ngiler, aku menhampiri dan langsung membeli dua porsi, setelah itu aku melihat penjual cheescake aku membeli itu juga tidak lupa dua alkohol cider, setelah itu aku langsung mampir toko elektronik mengingat pemanas dirumah hampir rusak jadi aku mampir, setelah itu aku palng kerumah dengan tangan penuh belanjaan,sesampai dirumah aku membuka pintu yang terkunci,memasuki lorong kecil untuk menuju ruang makan dan dapur,setelahnya, kutaruh makanan yang ku beli dijalan, karna ryen belum juga pulang,aku membersihkan diri, pergi kelantai atas untuk mandi, berharap si bajingan itu datang.
"ahh rasanya segar sekali mandi dengar air dingin di musim panas yang sangat menyengat kulitku yang mulus dan indah ini, bulu ekorku yang lepek kini kembali segar seperti baru menghirupp udara", sambil mengoceh aku memakai pakaian tidur, lalu turun kebawah melihat apa bajingan itu sudah datang atau belum, aku turun melawati tangga satu persatu dan langsung menuju dapur, dan "ck sialan,,,'' detik itu juga moodku langsung berubah.
"oh ray kau memang yang terbaik menyediakan aku ikan bakar ini, sungguh lejat btw cheescake nya juga enak, mantap pokonya kau memang adik terbaik" ucap orang itu yang lahap makan seperti tak bertemu makanan seminggu saja, tapi yang membuatku kesal adalah semua porsi yang kubeli habis olehnya padahal aku juga belum menyentuh makan itu ya meski dijalan aku makan cemilan yang dijual tetap saja beda rasanya jika tidak makan makana berat, perutku berbunyi, aku hanya menghebuh nafas kasar sambil memegangi perut.
''oh kau belum makan?" tanyanya setelah menghabiskan semua makanannya,setelah itu ternsenyum tanpa bersalah. arh aku tak tahan ingin teriakkk!!!
" woii bajingan apa ku tak tau seberapa kawatirnya aku?dan seberapa effort aku membeli semua ini? aku membeli semua makanan untuk kita makan berdua bodohh!!!,,,,dan sekarang kau bertanya aku sudah makan atau belum? sunggu omongkosong yang sia sia, jelas jelas aku belum makan,, ck brengsek!!" detik itu aku mengeluarkan semua kata kata indah untuk memaki saudara bodoh satu ini yang tak tahu malu.
"ssstt kau pikir aku tak punya hati sini sini, lihat apa yang ku beli? tadaaaa" sebuah dangging kelinci besar, segar, dan seperti baru diburu, hah aku tak percaya seorang ryen yang terkenal angkuh dan sombong dengan wajah sok nya itu dia membawakan sebuah daging kelinci segar, sungguh aku hampir tak percaya, " kau membawakan ku ini? apa kau yang membunuhnya? atau kau membeli dipasar jagal ilegal?" semua pertanyaan itu spontan terlontarkan padanya.
" hmmm,,,, apa seseorang yang diberi hadiah harus tahu asal usul barangnya?" dia malah balik bertanya, tapi bagiku masa bodo dengan itu, karna ini danging mentah segar, aku memakan lahap daging itu, dan tak marah lagi pada ryen.
"ternyata aku memang menumbuhkan seorang humanoid serigala yang katanya mustahil untuk bisa mengendalikan insting hewannya'' entah angin apa yang merasukinya tapi tiba tiba ryen berbicara seperti itu rasanya sangan asing biasanya dia tak akan membicarakan itu jika bukan aku yang mengawali, entah kenapa hari ini setela dia pulang dari panggilang yang dia bilang klien itu rasanya seperti bukan ryen yang biasanya,'' kenapa apa akhirnya kau mau menyerahkanku pada organisasi yang sedang mencari darah keturunan setengah serigala alpha yang memiliki naluri kuat dan cocok sebagai bahan uji coba mereka? jujur setelah mengucapkan kata kata itu aku jadi tidak nafsu makan, bukan karna makanannya tak enak tapi suasana yang jadi canggung,
"tidak aku akan melindungimu sampai akhir hayatku, sampai organisasi itu musnah bersama dengan para bajinganan busuk itu yang memberi kekuatan besar terhadap organisasi, hah aku benci mereka!!!''. itulah yang diucapkan ryen sebelum naik kelantai atas "ohh makan yang baik jika tidak habis simpan saja di freezer, aku akan istirahat duluan, goodnight''dan pergi.
aku dimeja makan sendirian masih mencerna apa yang barusan ryen katakan siapa bajingan bajingan yang ryen pun tak bisa mengalahkanya apa kekuatan dia lebih kuat atau apa nya yang kuat, diakan juga kuat mewarisi tiga element utama apa lagi coba,malam itu aku banyak berpikir.
pagi buta ini, sepertinya ryen sudah bangun dan menyiapkan sarapan atau melakukan hal lain, aku bangun membasuh mukaku lalu turun kelantai bawah, melakukan sesuatu yang entah aku juga bingung, tapi ya sudah lah membantu orangtua itu mungkin bisa membuat moodku baik,aku bejalan keluar rumah, terlihat ryen yang sudah menyiram tanaman dan apa lagi yang bajingan itu lakukan, aku menhampiri ryen dan,,,,,,
"arhhhhh DINGIN BRENGSEK!!!!"
ryen mengagetkanku dengan menyemprotkan selang air kepadaku, lalu pergi begitu saja dengan suara tawa yang membuatku kesal!!! "awas akan ku balas kau bajingan!!!"
ya pagi itu kita bermain air di halaman rumah sampai matahari mulai muncul sepenunya, dan sepertinya ryen ryen itu sudah kelelahan, " hahaha apa cuma segini staminamu ryen!!!" teriakku
"ternyata kau memang sudah nenek nenek hahahaha" teriaku lagi.
"APAAAA!!!" " NENEK NENEK KAU BILANG DASAR BAJINGAN KECIL UMUR KITA TIDAK JAUH HANYA KARNA AKU LEBIH TUA DARIMU KAU PANGGIL AKU NENEK NENEK!!! HEYY UMURKU SAJA MASIH 25 NENEK NENEK DARI MANA DASAR SIALAN BERBULU!!! begitulah ucapa ucapan yang tidak sopan keluar dari mulut bajingan itu, tapi aku berhasil membuatnya marah hahaha.
" hah udah yan aku lelahh matahari juga udah keliatan, mending mandi terus kau ikut aku gimana?" ucapnya, aku mengangguk dan langsung bergegas mandi dan bersiap karna hari ini hari libur jadi toko tutup, sehabis mandi, aku mekai pakaian casual dan seperti bias aku meminum potion buatan ryen agar dapat menghilangkan ekor dan telinga serigalaku, aku turun dari lantai dua dan melihat ryen sudah siap rapi dan wangi, curiga sih tapi masa bodo, selagi dia yang akan membayar baiaya jalan jalannya aku terima terima saja.
dan pagi itu kita pergi ke tempat tempat populer, seperti wahana kereta, lalu ke mall terbesar di kota arcturus, lalu pergi ketempat tempat yang biasa kita kunjungi tapi entah kenapa rasanya seperti baru aku mengunjungi tempat tempat itu.
pukul zenith astral , matahari tepat diatas, sungguh panas musim panas kali ini membuatku keringat banyak,tapi ryen terlihat santai mengenakan jas long coath nya seprti tak kepanasan,ditengah santai, seseorang mejerit meminta tolong,tak tinggal diam kita langsung mengarah asal suara, aku dan ryen bergegas dan menanyakan apa yang terjadi, dengan gesit aku langsung mengejar pencopet, tak butuh waktu lama aku langsung menangkap dan memberikanya pada pihat yang bertanggung jawab dikota, tapi saat kembali untuk mengembalikan tas yang dari seorang,,,, gadis dengan dress hijau motif bunga bunga cantik "sepertinya ras elf" batinku, aku menghampiri dan ternyata ryen sudah disamping gadis itu, menenangkan? atau lebih ke hah,,,, sepertinya wanita jalang ryen itu sedang tebar pesona, sialan kukira hanya memikat lelaki saja.
" nyonya ini tasnya" setelah memberikan itu gadis itu berterimakasih, dan memberikan bunga? bunga apa ini ya kurang lebih itu yang ada dibenakku, tapi melihat ekpresi ryen sepertinya dia menyukai bunga itu," ryen kau suka bunga ini?" aku langsung bertanya, rasa penasaranku terlalu besar.
"tidak hanya saja melihat bunga ini, rasanya sangat familiar seperti aku memilik kenangan yang aku juga tidak tahu" jawabnya,aku hanya mengangguk tak ingin bertanya lebih.
kesunyian berlangsung, angin tiba tiba kencang mampu menyapu rambut, dan topi si-elf itu"hap hati hati nona" ujar ryen, sambil membenarkan topi itu pada nona elf, aneh melihat dia seperti tebar pesona tapi aku tak peduli.
"hei siapa namamu tuan?" elf itu bertanya pada ryen, apa tu-tuan? hah, " maaf sayangnya aku sama nonanya denganmu nona" jawabnya sambil terkekeh,''ouhh maaf no-nona," ucapnya gelagapan gugup,
"apa aku bisa meminta alamatmu?" tanya perempuan elf itu lagi,"tentu datang saja kesini, aku akan ada disitu" setelah mengatakan itu dan memberi kartu nama, aku dan ryen pergi begitu saja, kiat kembali bersantai di bangku sambil melihat pemandangan laut yang cantik,dan angin segar.
ah taklama aku ingin pergi kekamar mandi sesampai kamar mandi aku masuk ke salah satu bilik kamarmandi, lalu aku mengaca disebuah wastafel kamarmandi itu, dan seseorng menghampiriku dengan wajah tersenyum, sopan tapi vibe yang ku rasakan rasanya sesak,dan ingin segera keluar dari wc itu, hendak pergi pria itu memegangi tanganku dan berkata, "aku menunggu kedatanganmu". dan aku langsung pergi begitusaja entah apa yang dimaksud perkataanya.
next-