Create New List
Share with your friends
Customize readability

Issei Penyelamat dunia Manusia dan Supernatural

Summary

setelah menyelamatkan Rias dari pernikahan paksa di Underworld, dan menyelamatkan akademi dari serangan Kokabiel. Kini ORC Dan Tim OSIS harus menghadapi kenyataan mengerikan dimana kali ini mereka berurusan dengan fenomena atau tragedi baru. Dimana semua wanita dan gadis akan dibuat hamil dan melahirkan. Tapi, itu menjadi berita buruk dimana kepala bayi yang baru dilahirkan secara tiba-tiba oleh mereka harus bergelantungan di selangkangan mereka.

Genre
Erotica,Romance
Author
Arif
Status
8h ago
Chapters
2
Rating
n/a
Age Rating
18+

Chapter 1 : awal mula kejadian

Halo semuanya perkenalkan namaku Arif2243. Kali ini aku akan membuat chapter baru disini yang berjudul Issei Penyelamat Dunia dan Supernatural.

Seperti apa ceritanya? Yuk saksikan

disclaimer: highschool dxd bukan milik saya karena saya hanya meminjam karakter

rated: M

warn: EyD amburadul. khusus untuk 18+ keatas, OOC (Out Of Character), alur mirip n******, original character

Pair : Issei x Harem

Summary : setelah menyelamatkan Rias dari pernikahan paksa di Underworld, dan menyelamatkan akademi dari serangan Kokabiel. Kini ORC Dan Tim OSIS harus menghadapi kenyataan mengerikan dimana kali ini mereka berurusan dengan fenomena atau tragedi baru. Dimana semua wanita dan gadis akan dibuat hamil dan melahirkan. Tapi, itu menjadi berita buruk dimana kepala bayi yang baru dilahirkan secara tiba-tiba oleh mereka harus bergelantungan di selangkangan mereka.

Awal mula

Start Story

Dipagi hari yang cerah. Ada seorang pemuda yang berambut coklat ala kapten Tsubasa yang nampak menikmati tidurnya.

Dan dia tidak sendirian. Karena kali ini, dia tidur dengan seorang gadis berambur merah yang tidur telanjang sehingga payudara besarnya terlihat jelas termasuk area mulianya.

"Eeeh... Buchou." Ucap cowok itu yang bernama Issei Hyoudou.

"Entah kenapa.. ini berkah bagiku. Bisa lihat Oppai dari jarak dekat." Ucap Issei.

Yaaa... Bukan tanpa alasan sih Issei mengatakan demikian. Karena akibat aksi dia yang menggagalkan pertunangan dengan Raiser Phoenix, Issei kini membuat Rias jatuh hati sama dia.

Skiptime

Setelah sarapan dan mandi, kini mereka pergi ke Akademi Kuoh. Yang mana berdekatan dengan rumah mereka (hampir setengah kilo lah dari rumah Issei ke sekolah mengingat Issei, dan klub ORC sering pergi jalan kaki).

Yap... Kalian tidak salah dengar. Mereka sekolah di Akademi Kuoh. Dimana itu salah satu akademi bergengsi. Yang mana dulunya sekolah ini dijadikan sebagai akademi khusus perempuan. Tapi, karena depopulasi yang kian terus terjadi, kini Akademi ini diganti menjadi Akademi campuran. Dimana ada beberapa laki-laki di Akademi Kuoh.

Sesampainya di Akademi Kuoh, nampak Rias begitu waspada. Hingga Issei dan Asia kebingungan.

"Ada apa, Buchou?" Tanya Issei..

'kenapa aku merasakan hal buruk yang akan datang sebentar lagi ya?' tanya Rias dalam hati.

"Tidak ada apa-apa. Nanti setelah kegiatan sekolah selesai, tolong datang ke Klub ORC. aku meyakini kalau ada hal buruk nantinya." Ucap Rias yang diangguk setuju Asia dan Issei.

"Baiklah kalau itu pendapatmu, Buchou. Nanti kami ke Klub ORC setelah kegiatan sekolah." Ucap Issei.

"Hmm... Sama dengan yang disini." Balas Asia.

Setelah itu, Asia dan Issei masuk kedalam Kelas mereka. Dan tampak mereka duduk santai sejenak.

'kira-kira.. apa yang dipikirkan oleh Buchou ya?' tanya Issei dalam hati. Sebab dia melihat Rias dalam kondisi waspada.

Diposisi Rias dan yang lainnya

Ditempat Rias. Disana ada Akeno, Sona, dan Tsubaki. Mereka tampak duduk di kursi sofa ORC. dan tentunya Sona selaku teman masa kecil Rias bertanya-tanya kenapa dia disini.

"Rias. Apa yang membuatmu aku sama Tsubaki hadir disini? Tentunya ini masalah serius hingga kau meminta kami berdua hadir." Ucap Sona.

"Itu benar. Aku meminta kalian karena ini masalah cukup serius." Ucap Rias.

Mendengarnya tentu Sona dan Tsubaki memasang wajah serius. Karena jika Rias sudah mengatakan demikian, pastilah ada masalah disini.

"Memang ada apa?"

"Kuyakini kalian tahu kita tiba-tiba memakai posisi waspada, bukan? Apalagi kita berada didunia manusia?" Tanya Rias. Dan Sona bersama wakilnya Tsubaki tahu kenapa Rias menanyakan hal ini.

"Iya... Aku juga merasakannya. Tapi anehnya disini tidak ada bahaya sehingga aku dan yang lainnya tiba-tiba saja memakai posisi siaga." Ucap Sona.

"Aku juga merasakannya. Bahaya jelas tidak ada. Anehnya, kami memakai posisi siaga seolah-olah hal buruk akan terjadi." Ucap Tsubaki

"Akeno apa kau merasakan hal seperti ini juga?" Tanya Sona.

Dan itu dibalas anggukan Akeno yang juga merasakannya.

"Aku merasakannya juga. Padahal, aku tidak merasakan kekuatan gaib disini." Ucap Akeno.

Normal POV

Alhasil, tiba-tiba saja, sebuah kembang api keluar entah sejak kapan dengan asap yang berwarna biru. Dan itu menutup hampir semua permukaan bumi.

"Eh lah... Asap apa ini?" Tanya Issei yang menutup mulutnya bersama kawan-kawannya yang langsung menutup mulut mereka.

"Uhuk uhuk... Asap apa ini? Belum pernah asapnya setebal ini." Ucap Murayama

"Kau benar." Ucap Katase kepada Murayama

Alhasil mereka menutup mulut mereka dan tidak sadar beberapa asap masuk ke hidung mereka.

Diposisi Rias

Ditempat Rias, asap juga masuk disana yang membuat dia juga ikut menutup mulut bersama Akeno.

"Akeno.. uhuk uhuk.. asap apa ini? Belum pernah aku melihat asap berwarna biru cerah seperti ini." Ucap Rias.

"Akupun tidak tahu, Rias. Asapnya seperti dialiri sihir. Seolah uhuk uhuk akan memberi dampak ke kita." Ucap Akeno

Diposisi Sona

Ditempat Ketua OSIS dan anggota OSIS, nampak Sona juga menutup hidungnya bersama anggota OSIS yang lain, dan tampak mereka juga ikut batuk akibat menghirup asap itu.

"Kaichou.. uhuk uhuk hueek... Ini terlalu berbahaya untuk kesehatan." Ucap Momo. Gadis rambut perak dengan mata seperti Rias dan memiliki payudara besar dan montok disana yang menutup hidungnya memakai kedua tangannya.

"Aku tahu... Uhuk uhuk... Tapi kita dalam keadaan terpojok juga." Ucap Sona.

"Apa maksudmu Kaichou?" Tanya Ruruko.

"Seluruh Kota Kuoh bahkan seluruh Dunia juga terkena asap ini." Ucap Sona memperlihatkan berita aneh dimana seluruh dunia mengalami hal yang sama dengan tempat dia berada.

"Jadi, kita harus bagaimana?" Tanya Reya

"Kita harus tunggu sejenak. Nanti kita cari fenomena ini. Apalagi ini jarang terjadi." Ucap Sona yang diangguk sama yang lain

Skiptime

Alhasil, tim OSIS pergi ke ruang ORC Dan nampak tim ORC bernasib sama dengan mereka dimana mereka sama-sama menutup hidung mereka.

"Rias... Kau nggak apa-apa?" Tanya Sona.

"Aku tidak apa-apa, Sona. Dan lagi kenapa kau sama yang lain kesini?" Tanya Rias.

"Kami mau kesini sejenak karena salah satu anggotaku mengetahui bahwa asap ini ada sihirnya." Ucap Sona

"Aku juga merasakannya. Apalagi sejak adanya kembang api dan mengeluarkan asap warna biru." Ucap Rias.

Skiptime

Alhasil, keesokan harinya, Rias dan yang lainnya pergi ke sekolah dan mengikuti pelajaran seperti biasa. Dan tampak semua serius mengerjakannya hingga tiba-tiba

"Hueeek... Hah hah hueeek.." dan tampak Aika Kiryuu muntah didepan lokal

"Kau tidak apa hueeek hah hah hueeek.." tanya Katase yang ikut muntah.

Alhasil semua yang bergenderkan wanita pada muntah semua tak terkecuali Asia dan Xenovia yang juga tiba-tiba muntah disana.

"Apa yang sebenarnya terjadi? Belum pernah aku muntah seperti ini." Ucap Xenovia.

Alhasil semua murid dan guru yang bergender perempuan pada istirahat semua.

"Asia-chan, Xenovia ini air minum untuk kalian." Ucap Issei yang diangguk Asia dan Xenovia.

Alhasil, Asia dan Xenovia minum air pemberian Issei dan istirahat sejenak di kursi mereka.

Dan tentunya Matsuda nyeletuk.

"Aneh banget." Ucap Matsuda

"Kau benar." Sahut Motohama seketika itu juga.

"Apa maksudmu, Motohama?" Tanya Aika Kiryuu

"Coba kau pikir. Kenapa perempuan saja yang pada mual dan bahkan muntah berjamaah? Apalagi kalian tentunya tidak ada satupun yang makan aneh-aneh saat sarapan, bukan?" Tanya Motohama.

Setelah dilihat apa yang dikatakan oleh Motohama, apa yang dikatakan oleh Motohama ada benarnya. Mereka tidak pernah makan yang aneh-aneh ditambah lagi mereka makan selalu makanan yang ringan dan tentunya sehat. Akan aneh jika mereka semua pada muntah berjamaah di pagi hari.

"Ayo kita beli makanan yang ringan dulu untuk mereka. Yaaa kau tahulah." Ucap Matsuda.

"Haaaaah.... Apa boleh buat. Kau hitung dulu berapa jumlah ceweknya biar aku sama Issei yang beli makan dan minuman." Titah Motohama menghela nafas sedikit berat.

"Baiklah." Balas Matsuda.

Alhasil Matsuda mengecek nama teman-temannya yang para gadis yang muntah berjamaah itu. Dan tampak Issei mengeceknya juga sehingga bisa dikatakan ada 30 murid cewek yang muntah berjamaah.

"30 orang ya." Ucap Issei

"Ya memang segitu sih jumlahnya." Ucap Matsuda.

"Kalau begitu cek juga harga minuman dan makanan yang kita beli untuk mereka." Ucap Motohama yang diangguk Issei dan Matsuda.

Alhasil mereka mengecek semua minuman dan makanan harga murah tapi cukup untuk membuat seseorang kenyang

Yang para gadis tentu terkejut jika mereka diperhatikan oleh Trio Mesum itu akibat muntah berjamaah itu.

"Kau yakin ini baik-baik saja?" Tanya Murayama.

"Aku tidak tahu. Tapi ini kali pertama aku diperhatikan oleh Trio pervert." Ucap Katase.

Lalu Issei dan 2 teman hentainya itu saling tos tinju dan pergi ke Kantin untuk beli makanan dan minuman dalam jumlah banyak. Tentunya Issei melihat disana ada kakak kelasnya yang merupakan ketua klub ORC dan OSIS yang istirahat disana akibat muntah berjamaah tadi.

"Buchou. Kau tidak apa-apa?" Tanya Issei.

"Begitulah. Hanya sedikit mual. Dan aku sama Sona-chan istirahat sejenak disini. Dan lagi, kenapa kamu disini?" Tanya Rias yang lesu.

"Beli makan dan minum untuk teman yang di kelasku." Ucap Issei.

"Begitu ya... Ya sudahlah. Maaf aku sama Rias-chan mengganggu kegiatanmu." Ucap Sona minta maaf.

"Kau tidak mengganggu kami Kaichou." Ucap Issei.

"Hoii Issei.. ini sudah aku beli.. buruan!!" Sahut Motohama.

"Iya iya... Aku kesana." Ucap Issei yang kini membawa 1 kardus berisi minuman.

"Kalau begitu aku sama Motohama duluan, Buchou, Kaichou." Ucap Issei yang diangguk Rias.

Selama diperjalanan nampak Motohama bertanya.

"Eh.. mau tanya... Itu kenapa kamu sampai ada di nota itu ada 35 makanan ringan dan 35 minuman ringan?" Tanya Motohama.

"Ohh.. aku berencana mau kasih ke anggota ORC tadi. Yang mana 5 buah untuk anggota klubku sisanya untuk para gadis kelas kita." Ucap Issei.

"Asyik sekali dirimu.. malah kelakuan seperti seorang suami untuk istri yang mual dan mau hamil saja." Ucap Motohama yang dibalas cengengesan dari Issei.

Mengingat kelakuan Issei tentunya dia terlihat seperti seorang suami yang khawatir sama istrinya yang muntah dan minta diberi makan.

"Aaahahahaha..." Tawa renyah Issei.

Saat tiba di Kelas, tampak Issei meletakkannya di atas meja dan meminta bantuan Matsuda.

"Bocah malas... Bantuin aku sama Motohama." Sahut Issei yang melihat Matsuda bermalas-malasan.

"Hoaaaam.... Iya iya.. aku bergerak, dasar." Ucap Matsuda yang menguap dan mulai membantu dua teman mesumnya itu.

Alhasil, Issei, Matsuda, dan Motohama mulai membagikan makanan dan minuman ringan (contohnya kek air putih atau jus buah) untuk para gadis yang muntah berjamaah itu. Tampak mereka membagikannya cukup cepat walau diselingi dengan candaan.

"Oho... Jadi si rambut landak ini kelihatan suami orang kah, Motohama?" Tanya Matsuda.

"Itu benar sekali.. heran sekali diriku kalau si rambut landak ini tidak menikah tapi banyak wanita yang mengincarnya." Ucap Motohama.

Dan itu membuat Issei merona mendengar apa yang dikatakan oleh Matsuda dan Motohama yang suka menjahilinya.

"Berisik kalian, dasar botak pelontos dan mata empat." Sahut Issei kesal.

"Hahahahahahahahahahaha..." Tawa Matsuda dan Motohama yang berhasil menggoda Issei untuk pertama kalinya.

Skiptime 2 bulan kemudian

Setelah 2 bulan berlalu, kini para gadis dan wanita diseluruh kota dan dunia dinyatakan positif hamil. Tentunya ini menggemparkan dunia. Bahkan Rias dan yang lainnya yang tahu tidak pernah berhubungan intim dengan siapapun dinyatakan positif hamil.

Hal itu juga mengagetkan Sirzech dan 2 kubu akhirat lainnya karena ini juga menyangkut kejadian yang menimpa makhluk supernatural juga.

Dan kini perut mereka buncit sepenuhnya seperti wanita hamil 9 bulan yang tentunya membuat mereka pada tidak nyaman.

"Cuy... Gwe merasa aneh kali ini. Dalam sekejap mata para gadis di Akademi Kuoh pada bunting berjamaah " ucap Matsuda.

"Aku setuju." Ucap Issei seketika itu juga. Karena ini kali pertama, dia melihat para gadis kini menjadi wanita hamil dan bersiap untuk bersalin.

"Dan tentunya para siswa harus belajar membantu persalinan para wanita hamil saat ini juga." Ucap Motohama seketika itu juga.

Dan tentu saja Issei, dan Matsuda menghela nafas karena apa yang dikatakan oleh Motohama ada benarnya. Tidak diketahui kapan pastinya para wanita hamil ini akan melahirkan. Tentunya membuat mereka semua harus bersiap membantu persalinan mereka.

"Ini akan merepotkan pastinya. Dan tentunya para cowok pasti ambil kesempatan saat itu juga." Ucap Matsuda.

"Tidak perlu kau jelaskan aku sudah tahu maksudnya." Ucap Issei menghela nafas lelah karena tahu ini akan menjadi ajang uji keimanan dan kewarasan mereka.

Kenapa demikian? Karena disini wanita hamil yang sudah dalam keadaan melahirkan berada dalam posisi tidak berdaya. Dan tentunya para wanita ini akan membuka kaki mereka sesaat melahirkan tiba yang jadi ajang uji keimanan mereka.

"Ughhh. Ini seperti uji keimanan kita." Ucap Issei

Seperti inilah keadaaan para gadis yang menjadi seorang wanita hamil

"Kau benar. Hauuu... Mau pingsan kalau salah satu dari gadis ini tiba-tiba saja melahirkan." Ucap Matsuda sekenanya.

Dan entah doa yang terkabul atau apa, atau setan siapa yang hadir, salah satu gadis yang Issei tahu yakninya Asia Argento yang hamil tua (gara-gara gas kemarin) mulai meringis.

"Khhh... Uhhh." Erang Asia.

"Asia-chan. Ada apa?" Tanya Issei..

"Perutku sakit. Seperti disuruh mau mendorong." Ucap Asia

"Eh kau serius, Asia-chan?" Tanya Issei.

Dan itu dibalas anggukan Asia. Yang artinya Asia akan melahirkan hari ini.

Skiptime

Setelahnya sore tiba. Dan kini Issei membawa Asia dan Xenovia kedalam ruang ORC. Dan tampak ada Rias dan Akeno yang memakai pakaian dalam termasuk Koneko akibat mereka tengah hamil.

Pyaaar

"Ahhh." Pekik Asia yang air ketubannya sudah pecah.

Issei yang melihat langsung bergegas ke UKS. dan saat dia sampai di UKS, dia ikut terkejut melihat beberapa gadis juga menjadi wanita hamil.

"Ara. Ada apa kau kesini, Hyoudou-san?"

"Aku mau ambil handuk atau selimut. Teman sekelasku mau melahirkan." Ucap Issei yang diangguk sama orang UKS itu.

Alhasil, Issei ambil bantal dan selimut tipis dan bergegas ke ruang ORC. Sesampainya di Ruang ORC, nampak Asia udah kesakitan dan mau ingin mengejan.

"Sakiiit... Sakiiit." Ucap Asia.

"Tenang, Asia-chan. Ambil nafas." Ucap Rias

"Buchou. Tolong menyingkir sejenak. Kurasa Asia-chan mau melahirkan." Ucap Issei.

Dan itu dibalas anggukan kepala Rias dan membuat Rias menyingkir dari sana dan membiarkan Issei yang beraksi.

Setelah itu, Issei menutup kaki Asia dengan selimut dan melepas celana dalam yang dipakai Asia juga melepas rok yang dia pakai. Kemudian membukanya cukup lebar.

"Oke. Asia-chan. Kamu tenang dan ambil nafas." Ucap Issei.

Dan itu memicu wajah penasaran dari klub ORC. Karena Issei seperti tahu urus persalinan.

"Issei-kun kau tahu urus wanita yang melahirkan?" Tanya Akeno.

"Aku tahu karena sebelum masuk klub ini, aku ada beberapa kali nonton video wanita melahirkan. Sehingga aku bisa mengetahuinya dan membantu persalinan mereka." Ucap Issei.

Setelah urus persiapan, Issei berkata.

"Oke, Asia-chan. Kau tahu seperti apa orang BAB?" Tanya Issei yang diangguk sama Asia.

"Saat kontraksimu datang, mengejanlah seperti orang Buang Air Besar. Jangan ditahan. Pokoknya dorong yang cukup kuat seolah kamu sedang BAB." pinta Issei.

"Haiii." Balas Asia yang tahu ini akan menjadi sangat panjang.

Dan kemudian, kontraksi pun datang yang membuat Asia langsung mengejan tanpa menunda.

"mnghhn hah hah nghhh unghhhh enghhhh hah hah mnghh unghhhh enghhhh mnghhn hah hah nghhh unghhhh enghhhh hah hah mnghh unghhhh enghhhhh" erang Asia.

"Bagus. Dorong lagi, Asia-chan." Pinta Issei yang membuat Asia ambil nafas lagi dan mulai mendorong bayinya.

"mnghhn hah hah nghhh unghhhh enghhhh hah hah mnghh unghhhh enghhhh mnghhn hah hah nghhh unghhhh enghhhh hah hah mnghh unghhhh enghhhhh" erang Asia.

Akibat tuntunan Issei, nampak kepala bayi itu memahkotai vagina Asia. Meski berbentuk tetesan air hujan, Asia merasakan kepala bayi itu mulai keluar dari vaginanya.

"Keras sekali. Apa ini? Auuuw... Sakit sekali." Ucap Asia yang merasakan benda keras sedang keluar dari tubuhnya.

"Itu kepala bayi, Asia-chan. Mau coba kau sentuh?" Tanya Issei yang diangguk sama Asia.

Alhasil, Issei membuka selimut itu sepenuhnya dan langsung menuntun tangan Asia ke vaginanya. Dan Asia merasakan benda keras itu mulai keluar dari tubuhnya walau itu rambut halus.

"Halus dan berlendir serta keras." Ucap Asia yang merasakan persalinan untuk pertama kalinya.

"Iya. Itu kepala bayi yang kamu elus, Asia-chan." Balas Issei.

Dan saat tim ORC terpukau cara Issei membantu persalinan Asia. Lingkaran sihir yang berukuran kecil dengan lambang Gremory keluar dan menampakkan hologram seorang laki-laki berambut panjang.

"Onii-sama. Kenapa kau menelponku?" Tanya Rias tanpa basa-basi.

"Aku mau kasih kabar untukmu dan anggotamu, Rias." Ucap Sirzech serius.

"Kabar apa, onii-sama?" Tanya Rias.

"Ini terkait gas yang menyerang duniamu dan dunia Supernatural." Ucap Sirzech.

Seketika itu juga, Rias mendengarkan dengan serius. Karena ini masalah yang serius.

"Katakan, Maou-sama." Ucap Rias serius.

Yap, hanya dari satu kata itu, semua yakin kalau Rias sudah dalam keadaan serius.

"Setelah aku dan beberapa tentara dan beberapa Maou lain menyelidiki gas ini, Gas ini bisa buat seseorang yang hanya bergenderkan perempuan hamil 9 bulan hanya dalam waktu 2 bulan. Dan tidak hanya itu saja kabarnya." Ucap Sirzech.

"Selain bisa buat seseorang baik manusia normal dan makhluk supernatural hamil, gas itu akan membuat bayi yang dilahirkan itu akan tersangkut dan tentunya gas itu juga mempercepat persalinan mereka." Tambah Sirzech.

"Apa ini sama dengan Shoulder Dystocia?" Tanya Issei yang masih sibuk membantu persalinan Asia.

"Hampir mirip tapi cukup berbeda. Karena gas ini membuat bayi itu tersangkut secara buatan. Dan ini sudah dialami Serafall." Ucap Sirzech.

"Dan tenang saja, itu tidak membahayakan nyawa seorang wanita. Hal ini sudah dikonfirmasi oleh Serafall sendiri. Dimana dia bilang bahwa dia tidak merasakan apa-apa setelah bayi yang dia lahirkan yang hanya kepalanya saja itu tersangkut." Ucap Sirzech lagi.

"Jadi apa yang harus kita lakukan? Ini akan membahayakan kita, bukan?" Tanya Rias yang merasakan celana dalamnya mulai basah. Yap seperti keinginan untuk melahirkan bayi tiba-tiba saja muncul

"Untuk melawan musuh, itu sudah pasti. Dan ini akan membuat kalian kesulitan bergerak. Apalagi organisasi teroris masih berkeliaran." Ucap Sirzech.

"Hai. Aku akan mengingat pesanmu, Maou-sama." Ucap Rias.

"Oh ya. Nanti ayah akan mengganti aturan mengenai pakaian yang kalian pakai disekolah mengingat kalian mengalami Shoulder Dystocia yang sebentar lagi terjadi entah kapan. Tentunya semua kursi akan diganti secara menyeluruh" ucap Sirzech.

"Apa kamu sudah mendiskusikan hal ini ke Otou-sama, Onii-sama?" Tanya Rias.

Dan itu dibalas Sirzech.

"Sudah. Dan katanya dia akan mengganti beberapa aturan untuk Akademi Kuoh saja untuk sementara waktu sampai masalah gas ini tuntas. Dan itu sudah disetujui oleh Okaa-sama dan Grayfia-chan." Ucap Sirzech.

"Baiklah. Segitu dulu dan jangan lupa banyak istirahat." Ucap Sirzech yang diangguk sama Rias.

Setelah lingkaran sihir itu hilang, semua tahu kalau sekarang lagi gawat. Dan mereka harus terbiasa dengan kepala bayi yang bergelantungan di vagina mereka. Entah berapa lamanya, itu belum diketahui..

"Rias. Kau kenapa?" Tanya Akeno.

"Aku sudah mulas dan mau melahirkan." Ucap Rias.

"Eh kau serius?" Tanya Akeno.

Dan itu diangguk sama Rias dimana memperlihatkan tempat duduknya yang basah oleh air ketubannya.

Skiptime

Alhasil setelah 4 bahkan 5 jam membantu persalinan, kini semua gadis di klub ORC sudah punya kepala bayi yang bergelantungan di vagina mereka.

Issei tentu saja mengurus persalinan mereka sampai berkeringat. Untuk Koneko? Yap. Dia sama seperti Asia, Akeno, dan Rias. Dia juga punya kepala bayi yang bergelantungan di vaginanya.

"Bagaimana ini? Ini akan membuat kita merasa aneh." Ucap Rias yang belum terbiasa dengan kepala bayi yang bergelantungan di vaginanya itu ditambah dengan keadaannya yang tiba-tiba terlihat hamil akan membuat dia dan Asia yang menginap di Rumah Issei akan panik.

"Apa buchou sama yang lain sudah latihan sihir kamuflase?" Tanya Issei tiba-tiba.

"Ada sih. Malahan itu sihir-" seketika itu juga, Rias terbelalak kaget mendengar apa yang dikatakan oleh Issei.

Sihir Kamuflase adalah salah satu sihir untuk menyamarkan benda atau objek yang diinginkan. Bahkan pengguna bisa menyihir memakai sihir ini agar musuh yang mengincar tidak tahu dimana orang yang pakai sihir itu berada.

"Kau jenius, Issei." Ucap Rias.

Alhasil Rias memakai sihir kamuflase dan terlihat kepala bayi yang bergelantungan di vaginanya dan perut buncitnya tidak terlihat sama sekali. Seolah dia belum hamil.

"Kalau begitu, Buchou. Keadaan Kaichou bagaimana?" Tanya Kiba.

Seketika itu juga, Rias terkejut dan bergegas ke tempat OSIS.

Saat sampai disana, dan membuka pintu, Rias terkejut melihat tim OSIS pada sedang melahirkan.

"Ughhh... Rias... Tolong aku." Pinta Sona

"Tenang, Sona. Aku sama yang lain akan bantu kamu melahirkan." Ucap Rias.

"Kalau begitu, aku ambil baskom dulu." Ucap Issei yang diangguk sama Rias.

"Aku akan bantu kamu." Ucap Kiba.

"Aku juga." Ucap Saji.

Alhasil Saji, Issei, dan Kiba bergegas mengambil baskom dan mengisinya dengan air.

Setelahnya, mereka masuk ke dalam ruang OSIS. dan meletakkan satu per satu baskom itu ke atas meja. Kemudian, Rias meletakkan Sona pelan-pelan ke lantai saat Issei meletakkan salah satu baskom itu di lantai.

Dan kemudian, Rias membuka celana dalam yang dipakai oleh Sona dan membuka kakinya sangat lebar. Sona tentu cukup malu karena dia selaku ketua OSIS harus memperlihatkan vaginanya ke salah satu cowok mesum yang buat masalah di Sekolah.

"Issei. Bisa kau bantu aku?" Tanya Rias.

"Kau yakin?" Tanya Issei ragu.

"Aku yakin. Sona-chan harus melahirkan bayi hari ini." Ucap Rias.

"Baiklah. Tapi aku tidak tahu apa yang dia akan lakukan jika aku yang bantu persalinan dia." Ucap Issei.

Alhasil, Issei duduk dan memposisikan dirinya untuk bantu persalinan Sona yang merupakan ketua OSIS tergarang seakademi.

Skiptime

Setelah memakan waktu yang lama sekitar 4 bahkan 6 jam lebih, kini para gadis OSIS sudah punya kepala bayi yang bergelantungan di vagina mereka. Tentu Sona tahu ini akan menyakiti bayinya.

"Baiklah. Sudah selesai." Ucap Issei

"Terima kasih." Ucap Sona singkat.

"Umu... Sama-sama." Balas Issei yang juga singkat

"Sebenarnya ada apa ini, Hyoudou? Tiba-tiba saja mereka hamil dan melahirkan." Ucap Saji.

"Akupun tidak tahu Saji. Apalagi setelah insiden kabut asap kemarin yang datang dan menutup seluruh dunia dan supernatural, semua gadis dan wanita pada hamil." Ucap Issei.

Skiptime

Alhasil setelah membantu persalinan OSIS, kini Issei, Rias, dan Asia pulang ke rumah Issei. Dan tentu saja Rias sudah menetap disana setelah dapat izin dimana boleh tidur sekamar dengan Issei.

Dan saat mau makan malam, alangkah terkejutnya Issei, Rias, dan Asia melihat ibu Issei yang terlihat cukup tua sudah hamil. Ditambah lagi dia hanya pakai pakaian dalam saja.

"I-ibu... Kenapa kau bisa seperti itu?" Tanya Issei kaget.

"Ibu tidak tahu juga, nak. Setelah berita menggemparkan itu, ibu hamil dan kini harus berakhir dimana bayi yang ibu lahirkan bergelantungan di selangkangan ibu." Balas ibu Issei bernama Miki Hyoudou

Tampilan Miki Hyoudou yang kini berakhir hamil

"dan bagaimana tanggapan ayah?" Tanya Issei.

"Dia ikut kaget. Dan pingsan saat mendengar apa yang aku alami saat ini." Balas Miki.

Dan tentu saja Issei kaget mendengarnya karena ayahnya berakhir pingsan. Sehingga ini sudah masalah internasional.

"Buchou. Kita lihat berita hari ini." Ajak Issei yang tahu masalah ini sudah skala internasional. Sehingga, Rias mengangguk dan ingin tahu masalah ini karena ini sudah masalah besar.

Dan saat dihidupkan tv dan menonton channel TV. Tampak, berita mengejutkan memang benar-benar terjadi. Dimana pembawa berita juga memberitakan hal ini.

"Baiklah pemirsa. Kali ini terjadi sebuah fenomena dimana seluruh gadis dan wanita di seluruh dunia mengalami kehamilan yang cepat. Dan tidak hanya itu, persalinan mereka kini berakhir dengan persalinan tidak senonoh. Dimana kepala bayi yang mereka lahirkan pada bergelantungan di selangkangan mereka." Ucap pembawa berita itu.

"Juga pemerintah sendiri menyatakan agar seluruh wanita dan gadis yang hamil itu untuk pakaian pakaian terbuka yang berbalut sweater untuk keluar ruangan." Tambah pembawa berita itu

Dan nampak hampir semua gadis dan wanita punya kepala bayi yang bergelantungan di vagina mereka. Yang tentu saja mengejutkan Rias, Asia, Issei, dan Miki.

"Ini masalah internasional. Belum pernah kejadiannya seperti ini." Ucap Issei.

Skiptime

Alhasil, setelah makan malam, kini Asia, dan Rias hanya memakai pakaian dalam berenda untuk pakaian tidur mereka mengingat bayi mereka bergelantungan di vagina mereka.

"Terus gimana sekolah kita?" Tanya Asia.

Pergi sekolah dalam keadaan seperti ini membuat siapa saja pada ketakutan. Apalagi jika ini wanita pekerja. Tentu saja, akan mengundang nafsu birahi kaum laki-laki yang belum punya pasangan.

"Kuyakini kita hanya pakai sweater saja. Dan tentunya akan ada banyak perubahan pada kursi yang kita pakai khusus untuk gadis seperti kita." Ucap Rias.

"Dan itu memerlukan uang yang sangat banyak. Karena membuat kursi itu butuh waktu lama." Ucap Issei yang diangguk Rias.

Membutuhkan uang, tenaga, dan waktu yang sangat banyak agar bisa membuat banyak kursi yang ada lubang ditengahnya.



TBC

Baiklah semuanya. Mungkin hanya segini dulu untuk ceritanya.

Nantikan perkembangan ceritanya seperti apa. Sekian dan sampai jumpa

Bye-bye

⚡⚡⚡Arif2243 logout ⚡⚡⚡

Let Arif know what you thought about this chapter!
Love this

0

Love this

Funny

0

Funny

Spicy

0

Spicy

Suspenseful

0

Suspenseful

Emotional

0

Emotional

Profound

0

Profound

Heartwarming

0

Heartwarming

Shocking

0

Shocking

Good Writing

0

Good Writing

Compelling Plot

0

Compelling Plot

Great Character

0

Great Character

Strong Dialog

0

Strong Dialog

Further Recommendations

The Full Moon Breeding Club

Christina: I love that the FL is intelligent, purposeful, kind, and thoughtfull. She protects herself and others without compromising her morals or diminishing her values.Great character development showing their growth.

Read Now
THE WOMAN HE BOUGHT

Jkind12: Great story but I didn’t like the gap of 4 years in the end! It’s like the writer quit.!

Read Now
The Contract Wife

Linda: Plot is good but a little repetitive. Recommend for readers who like an easy ready, simple storyline.

Read Now
Silver's Second Chance

Maggie Varnum: Like that it was fast paced and suspenseful...loved the romance up ended a little to fast ...would have been better if there was a Luna ceremony chapter and a birth of son with name chapter with Cole as a dramatic dad in the delivery scene .... Overall I enjoyed it very much!

Read Now
His Silent Luna

Livelife60: Great read!

Read Now
Bear Shifter Secrets

Felicia: This is the 2nd book im reading of this writer. And I enjoyed it just as much as the first, Marked while we slept. Worth the read. Very good writer

Read Now
SECRET BILLIONAIRE

Ann: Lovey storey i liked it a lot i havent read for a long time the last time i read a book it was fifty shades of gray whitch i enjoyed this book is similar i so i rate this book 10 out of 10 10 out ten for writer plots and ten out 10 for writers skills

Read Now
Half-Claimed

Irene: I am enjoying the story very much. I like that there is retribution for hurting someone and thinking it is okay.

Read Now