Create New List
Share with your friends
Customize readability

Pregnant School

Summary

Menceritakan para gadis yang masuk sekolah khusus untuk ibu hamil. Dimana mereka yang hamil akan dibimbing dan diarahkan untuk menjadi ibu yang baik. Sehingga, pemerintah membuat sebuah sekolah yang mana sekolah itu dikhususkan untuk gadis SMA yang telah menjadi ibu hamil. Seperti apa kehidupan mereka? Yuk kita saksikan beramai-ramai dicerita ini. author Note : oh ya. karakter sini itu pakai karakter High School DXD. warn : ini khusus untuk yang cukup umur lho

Genre
Erotica
Author
Arif
Status
3d ago
Chapters
1
Rating
n/a
Age Rating
18+

Masuk sekolah

Disclaimer : karakter yang dipakai baik itu anime atau game itu bukan milik saya.

genre : Erotica

tags : birth, pregnant, mature, melahirkan, hamil

start story

Pada pagi hari, ada sebuah sekolah dimana sekolah itu diperuntukkan bagi wanita hamil. Nama sekolah itu adalah Keyra School. Salah satu sekolah yang bagus lengkap dengan peralatan dan fasilitas untuk para gadis yang kini menjadi wanita hamil.

Disana, mereka dibimbing dan diajarkan untuk menjadi wanita yang baik. Dan tentu saja, mereka diajarkan untuk senam yoga dan olahraga ibu hamil dengan tujuan persalinan menjadi lancar.

Dan nampak ada seorang gadis hamil yang usia kehamilannya 7 bulan. Nama gadis itu adalah Momo Hanakai. Salah satu gadis yang hamil 7 bulan akibat dia ingin merasakan seperti apa rasanya menjadi seorang ibu.

Sehingga, kini Momo masuk ke sekolah yang diperuntukkan bagi gadis-gadis atau yang kini menjadi wanita saat ini.

Oh ya mengenai fasilitas yang ada disini selain ada fasilitas medis.

1. Tempat duduk untuk para ibu hamil disini terasa nyaman dan lebar juga anti air apabila tiba-tiba saja mau melahirkan

2. Disini para gadis bebas beraktivitas seperti apa. Seperti boleh berolahraga atau bahkan pergi ke kantin.

3. Kantin hanya boleh berisi makanan yang sehat dan higienis agar bayi didalam rahim mereka tercukupi.

4. Toilet sangat bersih dan terlihat lebar dengan tujuan selain bisa membantu wanita hamil untuk buang air kecil atau buang air besar, itu memudahkan wanita hamil bisa melahirkan di toilet apabila air ketuban mereka pecah

5. Perpus juga besar dan lebar dengan banyaknya lemari yang tertata rapi bersama dengan buku yang jumlahnya sangat banyak.

6. Tempat melahirkan sangat lebar dan lapang. Sehingga, bisa menampung orang sebanyak 31 orang.

7. Asrama besar yang mana bisa dianggap seperti apartemen yang mana 1 ruang hanya berisi 2 orang saja.

8. Dokter yang mengecek adalah dokter kandungan yang ahli dan berpengalaman.

"Inikah Keyra School? Besar, megah dan mewah" ucap Momo yang kini masuk kedalam sekolah barunya itu.

Saat masuk. Nampak disini banyak para gadis hamil yang usia kehamilan yang berbeda. Dimana ada yang 1 bulan bahkan ada yang sampai 9 bulan.

'eit dah... Saking bebasnya, mereka ada yang telanjang.' pikir Momo melongo melihat beberapa gadis yang hamil ada yang telanjang bulat.

Yap, disini aturan bebas dan bertanggung jawab. Dimana para gadis boleh pakai pakaian apapun dan boleh tidak pakai pakaian. Dengan tujuan mereka bisa nyaman saat didalam lingkungan sekolah yang terasa seperti asrama.

Kini, Momo berada di asramanya dimana dia berada dilantai 2 kamar 201.

"201... 201... Ahh.. ini dia" ucap Momo yang kini berada di Ruangan yang bernomor 201.

Dan saat Momo membukanya, disana ada seorang gadis hamil yang perutnya nampak buncit dan terlihat seperti hamil tua (merujuk pada wanita hamil yang usia kehamilannya sudah 9 bulan)

"Eh.. Etto... Selamat pagi." Ucap Momo menyapa.

"Selamat pagi juga. Murid baru ya?" Tanya gadis itu yang diangguk Momo.

"Begitu. Salam kenal. Namaku Rias Gremory. Aku murid tahun ketiga." Ucap wanita yang bernama Rias Gremory.

"Salam kenal juga. Namaku Momo Hanakai, murid baru tahun kedua" balas Momo kepada Rias yang ikut memperkenalkan diri.

"Oh ya Momo. Kau kenapa bisa hamil dan tiba di sekolah ini?" Tanya Rias penasaran.

"Oh. Aku masuk kesini karena aku ingin. Ditambah saat itu aku hamil karena aku juga ingin merasakan seperti apa rasanya menjadi seorang ibu diusia muda." Ucap Momo kepada Rias.

"Heeeee..." Ucap Rias.

"Kalau kamu sendiri, kenapa bisa hamil?" Tanya Momo.

"Aku hamil karena diperkosa beramai-ramai yang bisa kita sebut Gangbang. Dan itu terjadi saat aku dalam perjalanan pulang menuju rumah setelah melakukan ekskul yang selesainya hampir mau malam. Ditambah itu saat aku dalam masa ovulasi. Sehingga pada bulan pertama aku mengalami morning sickness bahkan aku mual-mual disana" ucap Rias menjelaskan seperti apa dia hamil.

"Begitu ya. Aku turun prihatin atas apa yang menimpamu, Rias." Ucap Momo.

Dia turut berbelasungkawa atas apa yang terjadi pada Rias. Sudah diperkosa ramai-ramai dan kini orangnya hamil tua.

"Oh ya, Momo. Karena kamu orang baru, aku akan memberi aturan disini." Ucap Rias.

"Bisa dikatakan ini adalah aturan yang hanya berlaku untuk orang didalam asrama saja" ucap Rias menambahkan.

"Baiklah. Aku mendengarkan" ucap Momo dengan apa yang dikatakan oleh Rias.

"1. Kamar tidur tidak boleh berantakan. Disini ada dua kamar tidur. Dan aku sudah menempatinya 1. Sehingga, kamar tidurmu disana." Ucap Rias menunjuk ke arah tembok yang mana ada pintu kayu.

Yap, itu adalah kamar tidur yang dekat dengan jendela dan kamar mandi. Sehingga Momo hanya mengangguk saja.

"2. Disini pakaian yang kita pakai bebas dimana boleh hanya pakai daster, dalaman, atau bahkan tidak pakai apa-apa yang mana kita sebut telanjang.

3. Untuk masak kita piket. Dimana untuk pagi itu giliranku dan untuk malam itu giliranmu.

4. Apabila tiba-tiba saja mau melahirkan bayi, kamu bebas melahirkannya dimana yang kamu mengingat tempat sekolah ini luas

5. Apabila bayi mengalami shoulder distocia dan wanita yang bersangkutan tampak menikmatinya, mereka akan disuntik dengan penguat bayi dan penghilang kontraksi yang mana durasinya itu ditentukan mereka saja.

6. Dan seperti pada point kelima itu, teman yang satu ruangan boleh bantu temannya membersihkan diri. Contohnya apabila bayiku bergelantungan di vaginaku dan perlu dibersihkan setiap waktu, kamu harus siapkan air untuk membersihkan bayiku itu. Termasuk sebaliknya. Aku akan membersihkan kepala bayi yang juga bergelantungan di vaginamu juga.

7. Boleh melakukan hal cabul didalam atau luar ruangan yang mana itu menurutmu nyaman." Ucap Rias menyebutkan apa saja yang boleh dilakukan selama didalam sekolah ini.

"Kalau begitu. Apa saja yang tidak boleh dilakukan disini?" Tanya Momo penasaran.

"Hanya satu. Tidak boleh melakukan kejahatan seperti bullying, menganiaya atau bahkan kejahatan lain pada wanita hamil baik itu pada partner maupun orang lain. Dan jika melanggar, mereka yang wanita hamil akan disiksa" ucap Rias.

"Ini baru pertama kalinya aku mendengar hukuman itu. Memang apa hukumannya?" Tanya Momo.

"Bayi yang mereka lahirkan apabila hari melahirkan tiba, mereka akan dibuat diserang kontraksi atau dibuat susah melahirkan" ucap Rias.

"Contohnya apabila kamu menyiksa temanmu dengan cara diberi kontraksi yang hebat dimana bayi itu bergelantungan di vaginanya, maka itu akan kembali menyerangmu. Dimana temanmu yang lain pasti akan melakukan hal yang sama kepadamu." Balas Rias.

Momo yang mendengar hukuman apa yang didapat langsung merinding disko. Sebab dia ada fetish dimana dia suka merasakan bayi bergelantungan di vaginanya. Tapi, apabila dia menyakiti temannya seperti beri kontraksi maka itu akan membuat dia diserang balik.

Mindscape Momo.

Di imajinasi Momo, tampak Momo kakinya diikat dan dibuka lebar sehingga vaginanya terlihat jelas dengan kepala bayi yang bergelantungan divaginanya.

Sementara temannya, tampak membawa jarum suntik tepat dihadapannya.

"Oh, Momo-chan... Kau akan kubuat susah melahirkan dan akan membuatmu terus dilanda kontraksi." Ucap gadis itu.

"He... Hentikan." Ucap Momo panik.

"Kau kira semudah itu, Momo-chan?" Tanya gadis itu yang membuat Momo menggelengkan kepalanya seolah tidak mau akibat melihat teman wanitanya mulai menutup kepala bayi yang bergelantungan itu dengan lakban hitam yang panjang.

"Baiklah kalian berdua. Tahan kaki dan tangannya." Ucap gadis itu yang membuat dua gadis itu menahan kuat kaki dan tangan Momo.

"Baiklah ini dia." Ucap gadis itu menyuntik tepat di pantat Momo.

Seketika itu juga, kontraksi menerpa Momo yang membuat dua gadis itu melepas pegangan pada kaki dan tangan Momo yang membuat Momo dilanda rasa mengejan kuat. Bahkan, sampai Momo membuka kakinya sangat lebar dan mendorong bayinya kuat lagi.

Tapi, itu mustahil karena bayi itu tertahan kuat di vagina Momo yang membuat Momo hanya bisa teriak saja.

"Aghhhh... Aghhhh ngaaaaaa" teriak Momo yang nampak vaginanya merekah akibat bayinya tidak keluar-keluar akibat terus dilanda kontraksi.

Dan tentu saja Momo menggelepar kuat dengan bayi yang bergelantungan di vaginanya.

Mindscape Momo off

Setelah membayangkannya, tentu Momo bergidik.

"Aku tidak mau merasakan itu." Ucap Momo.

"Oh ya. Sebaiknya kamu kasih tahu kepala sekolah. Biar nanti aku ajak kamu jalan-jalan di sini" ucap Rias yang diangguk sama Momo.

Kemudian Momo dan Rias keluar bersama dan pergi ke tempat masing-masing. Dimana Rias pergi ke Kelasnya sementara Momo pergi ke Kantor kepala sekolah.

Sesampainya di Kantor Kepala Sekolah, Momo mengetuk pintu itu

Tok tok

"Masuk." Ucap seseorang didalam Kantor Kepala Sekolah.

Mendengar instruksi itu, Momo masuk ke dalam ruangan itu dan menutup pintu.

"Hmm.... Jadi kau Momo Hanakai." Ucap Kepala Sekolah yang nampak terlihat seperti ibu hamil.

"Iya. Itu benar." Balas Momo.

"Baiklah Momo. Apa kau sudah tahu apa saja aturannya?" Tanya Kepala sekolah itu.

"Sudah. Rias-san yang memberitahu saya apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama disini." Balas Momo.

"Heee.... Rias kah? Kurasa aku tidak perlu kasih tahu apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama disini." Ucap Kepsek kagum.

"Nah. Momo untuk saat ini kamu tidak belajar dahulu. Anggap saja ini sebagai liburan untukmu. Sebab seperti yang kamu tahu, disini semua wanita dan gadis hamil yang baru tiba disini, boleh tour keliling di sekolah ini dan boleh tidak hadir selama 1 minggu dulu agar beradaptasi dengan lingkungan sekitar." Ucap Kepala Sekolah.

"Oh ya untuk kelas. Kamu akan pergi ke lokal 2-1A" ucap Kepala Sekolah menambahkan.

"Dan kamu antar saja surat ini ke Ruang Guru hari ini. Sehingga, kamu bisa menjalankan aktivitas sehari-hari disini" ucap Kepsek.

"Oh ya. Apa Rias-san sudah kasih tahu apa saja pakaian yang dipakai ibu hamil disini?" Tanya Kepsek.

"Sudah. Katanya bebas. Seperti boleh pakai daster, pakaian dalam saja, telanjang, daster tanpa dalaman, atau setengah pakai dalaman." Balas Momo.

"Begitu. Kalau begitu, kamu ikutin saja apa yang dikatakan Rias. Karena seperti yang kamu tahu, memang disini pakaian yang dikenakan para ibu hamil disini bebas." Ucap Kepsek.

Author Note : tampilan kepsek Keyra School

"Oh ya mengenai uang saku, pihak sekolah akan kasih kamu berupa ATM nantinya. Dan selama disini kamu bebas makan apa saja atau beli keperluan apa saja disini. Juga apabila ATM kamu hilang, kamu harus lapor kepsek langsung agar ATM kamu langsung diblokir dan diganti sama ATM baru." Ucap Kepsek itu." Ucap Kepsek menjelaskan.

"Dan disini, Sekolah ini dekat dengan pantai. Sehingga, kamu bisa pergi ke Pantai kapanpun kamu mau." Tambah Kepsek.

Dan seketika itu juga, Momo tahu kalau sekolah ini memprioritaskan kesehatan para calon ibu hamil. Agar mereka tidak stress dan tidak betah.

"Oh ya ini kartu ATM kamu. Disini saldonya ada 7 juta. Dan kamu bebas beli apa yang kamu mau" ucap Kepsek.

"Nanti kalau habis bagaimana?" Tanya Momo.

"Kalau habis, akan dikirim 7 juta lagi minggu depan. Dan kamu bisa beli barang yang kamu mau." Ucap Kepsek.

"Lalu bagaimana jika ibu hamil itu menghasilkan uang dari hasil kerja sampingan dia?" Tanya Momo.

"Tidak ada masalah. Mau itu kerja sampingan dia seperti apa, uang akan tetap mengalir." Ucap Kepsek.

"Baiklah.. serahkan surat ini kepada guru di ruang guru. Nanti kamu terserah mau melakukan apa saja didalam akademi." Ucap kepsek itu.

"Oh ya. Ini ATM kamu dan beberapa obat yang diperlukan untuk masa kehamilan mu." Ucap Kepsek itu lagi.

TBC.

Baiklah mungkin segini dulu untuk ceritanya. Jangan lupa untuk vote dan komen dibawah ya.

Sekian dan sampai jumpa.

Bye-bye

Arif2234 logout

Let Arif know what you thought about this chapter!
Love this

0

Love this

Funny

0

Funny

Spicy

0

Spicy

Suspenseful

0

Suspenseful

Emotional

0

Emotional

Profound

0

Profound

Heartwarming

0

Heartwarming

Shocking

0

Shocking

Good Writing

0

Good Writing

Compelling Plot

0

Compelling Plot

Great Character

0

Great Character

Strong Dialog

0

Strong Dialog

Further Recommendations

Bloodlines

karenfancp: I have noticed a few typos, the story line is good. I can’t put this down.

Read Now
The Orc's Pet

JyotiRekha: Great plot Describe the life of orcos moe

Read Now
Mystic Wolf

bushbaby: I love the slightly different spin on the were-world and I love love love reading Jaspers story splashed in-between. I honestly did not love Dev, he had no character growth and no arc I just didnt like who he is as a person and that made it hard to keep going about half way through. Without Jaspers ...

Read Now
Exile in Flames

AS: The writing here is clean, polished, and flows so naturally that it was a real pleasure to read.Isla is a great protagonist. Her self-deprecating humor made her feel real (the squirrel's tail and the upside-down trees in the epilogue had me laughing), and her skills as a healer and her growth into h...

Read Now
After Letting Go

Extra: It was short and sweet❤️🥰

Read Now
Hit and Run

Skylerblue95: The story gave me a good laugh. The way conversations delivered was written enthusiastically. Love the plot, the characters, above all the humor. I need more of this☺️...

Read Now
Broken Halos MC

Rachael: What a beautiful love story full of emotions and drama! I couldn't get enough so I read it from start to finish in one sitting and I'm excited to see whats next.

Read Now
Married by Fate

Bargara4670: This is a real feel-good love story. I enjoyed it very much. I'll certainly read more by this author.

Read Now