Customize readability
Aa

Ezel Harrow (versi Indonesia)

All Rights Reserved ©

Summary

Dia masuk ke hidupnya karena rencana. Dia bertahan karena perasaan. Harusnya cuma pura pura dekat. Harusnya cuma mencari kelemahan. Tapi, semakin mendalami. Yang rapuh bukan targetnya. Melainkan hatinya sendiri. Kadang musuh paling berbahaya adalah orang yang justru ingin kita lindungi.

Genre
Romance
Author
Xlenthem
Status
Ongoing
Chapters
3
Rating
n/a
Age Rating
16+

Prolog

Daun-daun dari pohon London plane berayun pelan, gemerisik halus terdengar saat diterpa desiran angin pagi, rantingnya merentang lebar, menaungi sebuah mobil sedan hitam yang sedang parkir di tepi jalan.

Di dalamnya, pria berjas hitam duduk di bangku kemudi, diam, matanya lekat ke seberang kaca mobil.

"Remaja itu sesuai dengan ciri-ciri yang tertera" ucapnya datar, sekilas melirik lembaran dokumen di tangannya,

"Dia tinggal di lantai 2 kamar nomer 8"

Hening, Cewek yang duduk di kursi penumpang hanya diam menghela napas panjang, aroma dari gel pengharum tercium samar. Tangannya mulai menyangga dagu, sekilas meniup helai rambutnya yang jatuh menghalangi pandangan.

Di seberang sana, seorang remaja tengah berjalan santai di tepi trotoar, berbaur dengan keramaian, rambut abu-abu peraknya mengkilat di bawah cahaya matahari pagi.

"Akhirnya......kita bertemu kembali, Ezel" gumam cewek itu samar, senyum tipis terukir di wajah sendunya. Dia terus menatap ke arah seberang.

Namun, apa yang terjadi di trotoar sana melunturkan senyuman itu.

langkah si remaja mendadak berhenti.

"Hem?!......"

Ezel menahan gerakan, dia merasakan ada tatapan yang sedang mengawasinya entah dari mana.

"Menjengkelkan"

Ezel menarik tudung hoodienya lebih rendah, bola matanya menyapu area sekitar. pejalan kaki berlalu-lalang tidak ada yang memperhatikan. Kendaraan melintas dan, beberapa mobil terparkir di bawah naungan pohon.

Napas Ezel meluruh pelan. Semuanya tampak normal, lantas kembali menuju kamar apartemennya.

Beberapa detik lengang. Si remaja sudah hilang dari pandangan. Kini, di sedan hitam cewek itu menghembuskan hapas kasar.

"Heh?"

Si cewek mengangkat sebelah alis, cukup terkejut. Tidak menyangka cowok itu bisa menyadari tatapannya barusan. Sebuah senyum tipis terukir, lebih melengkung dari sebelumnya.

"Menarik!.."


Let Xlenthem know what you thought about this chapter!
Love this

0

Love this

Funny

0

Funny

Spicy

0

Spicy

Suspenseful

0

Suspenseful

Emotional

0

Emotional

Profound

0

Profound

Heartwarming

0

Heartwarming

Shocking

0

Shocking

Good Writing

0

Good Writing

Compelling Plot

0

Compelling Plot

Great Character

0

Great Character

Strong Dialog

0

Strong Dialog

Further Recommendations

Charly's Weihnachten

T.M: Ich kann es gar nicht anders sagen also ich liebe diese Geschichte einfach. Sie hat für mich einfach alles was es braucht. Sie hat mich einfach mitgenommen auf eine echt schöne Reise. Danke❤️

Read Now
Die Wölfe von Welby

maryketteler: Ich bin von diesem Roman sehr angetan. Es handelt sich um eine wunderschöne Geschichte, die durch ein tolles Happy End abgeschlossen wird.

Read Now
Stripped Shadows

bm: Sehr gutes Schreiben. War total in der Geschichte und habe mitgefiebert, wie es weiter geht. Konnte das Buch kaum zur Seite legen Sehr spannend geschrieben. Freue mich auf Band 2 Hätte gern das Ruby mit Beiden lebt.Und es fehlen noch sehr viel Antworten

Read Now
My Playboy Roommate

luisasabato: Spitze! Sehr zu empfehlen und hoffe auf ein Happy End

Read Now
The Orc's Pet

mtasker: I really loved this story. Author, please keep writing such amazing and interesting stories.

Read Now
Death's Shadow MC Book 1

SANDRA: WOW what a great story line. It lures you in like your in the story. Can't wait to read more in this series 🩷

Read Now
Fated to My Ex- Best Friend

Kaenda: The story tends to drag out the story line with repeated and unnecessary details.

Read Now